Showing posts with label Jaringan. Show all posts
Showing posts with label Jaringan. Show all posts

Monday, February 23, 2015


Ada beberapa cara membuat kecepatan internet kita bertambah

1.  Dengan mensetting port pada windows

  • Klik Start > Klik kanan pada My computer,  Pilih Properties  lalu pilih Device Manager.
  • Setelah itu cari Port (COM & LPT), double klik pada salah satu port.

  • Pilih tab port setting, ganti bit per second menjadi 128000, dan flow control menjadi Hardware, lakukan hal ini pada port lainnya nya juga.



2.  Dengan Mensetting Prioritas Provider
  • Masuk ke menu RUN atau Tekan Windows+R, lalu ketikkan regedit kemudian OK

  • Pada tab sebelah kiri, pilih HKEY_LOCAL_MACHINE >> SYSTEM >> CurrentControlSet >> Services >> Tcpip >> ServiceProvider.
  • Double klik pada DnsPriority, ganti value data menjadi 1, begitu juga HostsPriority, LocalPriority, NetbtPriority, ganti value nya menjadi 1 semua.
Masih banyak trik-trik cara mempercepat koneksi internet, semoga sedikit artikel yang saya bagikan bisa berguna bagi semua



Apa aja sih kelas IP Address itu??

IP Address adalah sebuah alamat pada komputer agar komputer bisa saling terhubung dengan komputer lain, IP Address terdiri dari 4 Blok, setiap Blok di isi oleh angka 0 - 255. Contoh IP Address seperti 192.168.100.1 , 10.57.38.223 , ini adalah IPv4.

IP Address Memiliki 2 bagian, yaitu Network ID dan Host ID , contoh 192.168.100.1 , secara default Net ID nya adalah 192.168.100 dan Host ID nya adalah 1, agar komputer bisa saling terhubung , IP yang digunakan Net ID nya harus sama, dan Host ID nya harus berbeda.







Kelas IP

KELAS A , pada kelas A 8 bit pertama adalah network Id, dan 24 bit selanjutnya adalah host Id, kelas A meiliki network Id dari 0 sampai 127.

KELAS B , pada kelas B 16 bit pertama adalah network Id, dan 16 bit selanjutnya adalah host Id, kelas B memiliki network id dari 128 sampai 191

KELAS C, pada kelas C 24 bit pertama adalah network Id, dan 8 bit selanjutnya adalah host Id, kelas C memiliki network id dari 192 sampai 223

KELAS D, IP kelas D digunakan untuk multicasting, yaitu penggunaan aplikasi secara bersama-sama oleh beberapa komputer, dan IP yang bisa digunakan adalah 224.0.0.0 – 239.255.255.255

KELAS E,  memiliki range dari 240.0.0.0 – 254.255.255.255, IP ini digunakan untuk eksperimen yang dipersiapkan untuk penggunaan IP address di masa yang akan datang.


Itulah pengertian IP Address dan Kelas pada IP, semoga bermanfaat

Macam-Macam Topologi Jaringan

1. Topologi Ring
Pada topologi ring setiap komputer di hubungkan dengan komputer lain dan seterusnya sampai kembali lagi ke komputer pertama, dan membentuk lingkaran sehingga disebut ring, topologi ini berkomunikasi menggunakan data token untuk mengontrol hak akses komputer untuk menerima data, misalnya komputer 1 akan mengirim file ke komputer 4, maka data akan melewati komputer 2 dan 3 sampai di terima oleh komputer 4, jadi sebuah komputer akan melanjutkan pengiriman data jika yang dituju bukan IP Address dia.


  • Kelebihan dari topologi jaringan komputer ring adalah pada kemudahan dalam proses pemasangan dan instalasi, penggunaan jumlah kabel lan yang sedikit sehingga akan menghemat biaya.
  • Kekurangan paling fatal dari topologi ini adalah, jika salah satu komputer ataupun kabel nya bermasalah, maka pengiriman data akan terganggu bahkan error.

2. Topologi Bus
Topologi jaringan komputer bus tersusun rapi seperti antrian dan  menggunakan cuma satu kabel coaxial dan setiap komputer terhubung ke kabel menggunakan konektor BNC, dan kedua ujung dari kabel coaxial harus diakhiri oleh terminator.






  • Kelebihan dari bus hampir sama dengan ring, yaitu kabel yang digunakan tidak banyak dan menghemat biaya pemasangan.
  • Kekurangan topologi bus adalah jika terjadi gangguan atau masalah pada satu komputer bisa menggangu jaringan di komputer lain, dan untuk topologi ini sangat sulit mendeteksi gangguan, sering terjadinya antrian data, dan jika jaraknya terlalu jauh harus menggunakan repeater.
3. Topologi Star
Topologi ini membentuk seperti bintang karena semua komputer di hubungkan ke sebuah hub atau switch dengan kabel UTP, sehingga hub/switch lah pusat dari jaringan dan bertugas untuk mengontrol lalu lintas data, jadi jika komputer 1 ingin mengirim data ke komputer 4, data akan dikirim ke switch dan langsung di kirimkan ke komputer tujuan tanpa melewati komputer lain. Topologi jaringan komputer inilah yang paling banyak digunakan sekarang karena kelebihannya lebih banyak.


  • Kelebihan topologi ini adalah sangat mudah mendeteksi komputer mana yang mengalami gangguan, mudah untuk melakukan penambahan atau pengurangan komputer tanpa mengganggu yang lain, serta tingkat keamanan sebuah data lebih tinggi, .
  • Kekurangannya topologi jaringan komputer ini adalah, memerlukan biaya yang tinggi untuk pemasangan, karena membutuhkan kabel yang banyak serta switch/hub, dan kestabilan jaringan sangat tergantung pada terminal pusat, sehingga jika switch/hub mengalami gangguan, maka seluruh jaringan akan terganggu.
4. Topologi Mesh
Pada topologi ini setiap komputer akan terhubung dengan komputer lain dalam jaringannya menggunakan kabel tunggal, jadi proses pengiriman data akan langsung mencapai komputer tujuan tanpa melalui komputer lain ataupun switch atau hub.








  • Kelebihanya adalah proses pengiriman lebih cepat dan tanpa melalui komputer lain, jika salah satu komputer mengalami kerusakan tidak akan menggangu komputer lain.
  • Kekurangan dari topologi ini sudah jelas, akan memakan sangat banyak biaya karena membutuhkan jumlah kabel yang sangat banyak dan setiap komputer harus memiliki Port I/O yang banyak juga, selain itu proses instalasi sangat rumit.
5. Topologi Tree
Topologi jaringan komputer Tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungan dengan topologi bus, jadi setiap topologi star akan terhubung ke topologi star lainnya menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini terdapat beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan yang berada pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.
  • Kelebihan topologi tree adalah mudah menemukan suatu kesalahan dan juga mudah melakukan perubahan jaringan jika diperlukan.
  • Kekurangan nya yaitu menggunakan banyak kabel, sering terjadi tabrakan dan lambat, jika terjadi kesalahan pada jaringan tingkat tinggi, maka jaringan tingkat rendah akan terganggu juga.



Itulah tadi beberapa macam Topologi Jaringan, masih banyak jenis Topologi Jaringan yang lain, yang belum saya masukkan pada artikel tersebut. Semoga bisa berguna bagi kita semua

Ada Beberapa Hal yang perlu diperhatikan dalam pengisian IP Address

1. Klik Kanan pana logo network/jaringan yang terdapat pada strat menu
Gambar 1
    Setelah Klik kanan pilih Open Network dan Sharing Center

2.  Setelah muncul tampilan seperti di bawah ini, klik  Change Adaptor Setting
Gambar 2

3. Setelah muncul tampilan seperti di bawah ini, klik kanan pada icon Ethernet, lalu pilih Properties.

Gambar 3

4. Setelah muncul tampilah di bawah ini pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) dan klik Propeties

Gambar 4

4. Setelah muncul tampilah di bawah ini pilih Use the following IP Address dan Use the Following DNS Server Address


IP address:
Isikan IP, sesuaikan IP addres pada komputer server kecuali untuk baris yang bagian belakang
192.168.161.x (pada huruf x tersebut dapat diganti sesuai dengan range IP yang dibuat oleh server), pastikan jangan sampai IP tersebut terjadi crash/nomer IP yang ganda dengan komputer lain.

Subnet mask:
Untuk subnet mask akan terisi secara otomatis tergantung dari IP yang digunakan, cukup klik aja pada field tersebut kemudian akan terisi dengan sendirinya.

Default Getway:
Isikan sama dengan IP server, pada semua komputer client untuk default gatewe harus diisikan sama dengan server

Prefered DNS server dan Alternative DNS Server bisa diisikan sesuai dengan selera, bisa mengambil DNS dari google ataupun yang lain, pada contoh tersebut menggunakan DNS google.

Setelah semua terisi kemudian klik OK


Cek Apakah IP benar dan telah tersambung ke komputer lain.

1. Klik Run pada start Menu, kemudian ketikan ping(spasi) ip tujuan, misalkan ping 192.168.161.5

Disini kita akan mengetahui apakan komputer kita bisa terhubung dengan komputer yang memiliki ip 192.168.161.5
Setelah kita ketikkan kemudian klik OK






2. Setelah kita klik OK kita bisa melihat hasilnya apakah komputer kita telah terhubung  atau belum.

Jika pada komputer anda terlihat seperti gambar disamping berati komputer anda telah terhubung dengan komputer yang lain..







Sekian, semoga bermanfaat